Bulan Ramadan bukan sekadar tentang menahan lapar dan dahaga. Ia adalah madrasah ruhiyah, tempat hati dilatih untuk kembali lembut, tempat amal-amal kecil dilipat gandakan nilainya, dan tempat seorang hamba berjalan lebih dekat menuju cinta Allah. Rasulullah SAW bersabda: "Amalan yang paling dicintai oleh Allah adalah amalan yang dilakukan secara terus menerus walaupun sedikit." (HR. Bukhari Muslim). Hadits ini menjadi pengingat bahwa yang Allah lihat bukan hanya banyaknya amal, tetapi keikhlasan, kesungguhan, dan kesinambungannya. Lalu, amalan apa saja yang paling dicintai Allah di bulan yang mulia ini? Puasa yang Berkualitas, Bukan Sekadar Menahan Lapar dan Haus يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا كُتِبَ عَلَيْكُمُ الصِّيَامُ كَمَا كُتِبَ عَلَى الَّذِينَ مِنْ قَبْلِكُمْ لَعَلَّكُمْ تَتَّقُونَ " Wahai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kalian berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kalian agar ...
Bulan Ramadan adalah bulan yang penuh kemuliaan dan keberkahan, bulan yang sangat istimewa dan sangat agung, dimana karunia serta ampunan Allah dilimpahkan tanpa batas. Pada bulan ini, pintu-pintu surga dibuka, pintu-pintu neraka ditutup dan setan-setan dibelenggu. Amal kebaikan terasa sangat mudah dilakukan, program yang menawarkan kebermanfaatan terbentang luas agar saling meninggikan derajat bersama-sama. Selain itu, doa-doa diijabah dengan mudah, sehingga banyak umat Islam saling berlomba untuk kembali kepada Allah. Ramadan adalah madrasah iman yang Allah hadirkan setiap tahun untuk membentuk pribadi umat Islam menjadi bertaqwa. Allah SWT berfirman: يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا كُتِبَ عَلَيْكُمُ الصِّيَامُ كَمَا كُتِبَ عَلَى الَّذِينَ مِنْ قَبْلِكُمْ لَعَلَّكُمْ تَتَّقُونَ "Wahai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kalian berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kalian agar kalian bertaqwa." (QS. Al-Baqarah: 183) Namun realitanya, semangat Ramadan ...