Langsung ke konten utama

Postingan

MEMAHAMI TAKDIR ALLAH

1️⃣ Menerima dengan Ridha dan Menjalani dengan Ikhlas Ridha adalah lapangnya hati dalam menerima ketetapan Allah, baik yang terasa menyenangkan maupun yang menyakitkan. Ridha bukan berarti tidak merasa sedih, tetapi tidak memprotes keputusan Allah. Ridha berarti hati tidak memberontak atas apa yang Allah tetapkan. Sedangkan ikhlas adalah menjalani takdir tersebut semata-mata karena Allah, tanpa keluh kesah yang berlebihan dan tanpa menyalahkan keadaan. Ikhlas berarti tetap melangkah tanpa mengeluh, meski jalan terasa berat. Karena ketenangan lahir dari hati yang menerima keputusan-Nya. Allah ﷻ berfirman: مَا أَصَابَ مِنْ مُصِيبَةٍ إِلَّا بِإِذْنِ اللَّهِ ۗ وَمَنْ يُؤْمِنْ بِاللَّهِ يَهْدِ قَلْبَهُ “Tidak ada suatu musibah pun yang menimpa seseorang kecuali dengan izin Allah; dan barangsiapa beriman kepada Allah, niscaya Dia akan memberi petunjuk kepada hatinya.” (QS. At-Taghābun: 11) Hati yang ridha dan ikhlas akan Allah bimbing untuk tetap tenang, meski ujian datang silih berga...
Postingan terbaru

Manusia dan Kebahagiaan (Sebuah Renungan Antara Fitrah, Ilmu, dan Jalan Menuju Insan Kamil)

Pendahuluan Pembahasan tentang manusia selalu menjadi inti dari upaya Islamisasi ilmu. Semakin dalam seseorang mengkaji konsep manusia, semakin dekat ia kepada fitrahnya, dan semakin terbuka pula pintu untuk mengenal Allah melalui ayat-ayat-Nya — baik ayat qauliyah (Al-Qur’an) maupun ayat kauniyah (ciptaan-Nya). Karena itulah memahami manusia bukan sekadar wacana antropologi, melainkan sebuah perjalanan spiritual untuk memahami Ru’iyatul Islâm lil Wujûd — pandangan Islam tentang keberadaan. Fase Hidup Manusia dalam Perspektif Al-Qur’an Al-Qur’an banyak menjelaskan proses dan perjalanan manusia, seperti dalam: Al-Ahqaf: 15 → menyebut fase perkembangan dari lemah menjadi kuat. Ar-Rum: 54 → menggambarkan siklus: lemah → kuat → kembali lemah. Dalam realitas, usia 20–40 merupakan masa “puncak”—muda, kuat, dan penuh potensi capaian luar biasa. Pepatah ulama mengatakan bahwa: 20 tahun pertama → menuntut ilmu. 20 tahun kedua → mengamalkan ilmu. 20 tahun ketiga → menyebar...

Konsep dan Implikasi Kepemimpinan: Dari Orientasi Hasil hingga Dimensi Sosial

Kepemimpinan sebagai suatu proses yang mengarahkan dan memengaruhi aktivitas yang berkaitan dengan tanggung jawab anggota kelompok. Terdapat tiga implikasi penting dari definisi tersebut, yaitu Pertama, kepemimpinan harus melibatkan orang lain, termasuk bawahan atau pengikut. Kedua, kepemimpinan mencakup pembagian kekuasaan yang tidak seimbang antara pemimpin dan anggota tim. Ketiga, selain secara resmi dapat memimpin bawahan atau pengikut mereka, pemimpin juga bisa memiliki dampak. - Djatmiko Hayati. Kepemimpinan memainkan peran yang sangat penting dan vital dalam setiap aspek kehidupan manusia, baik dalam keluarga, organisasi, institusi, perusahaan, masyarakat, maupun dalam berbangsa dan bernegara. Oleh karena itu, kepemimpinan menjadi subjek penelitian yang sangat menarik untuk dieksplorasi lebih dalam, dibicarakan lebih lanjut, dan dipahami secara lebih mendetail. Pemimpin perlu memiliki perhatian yang tajam terhadap pemahaman internal yang dimilikinya, keadaan eksternal yang sedan...

3 Faktor menjadi Pemimpin yang Sukses

  Jika harus membuat sebuah teori baru, kata pemimpin memiliki makna seseorang yang memiliki mimpi atau harapan.  Mengapa kita harus membahas tentang hal ini? Jawabannya karena pemimpin adalah tokoh sentral dalam perjuangan mewujudkan suatu mimpi, harapan, dan cita-cita. Pada pembahasan kali ini, kita akan memberikan pandangan terkait tips menjadi pemimpin yang sukses. Ada beberapa faktor yang memengaruhi jiwa kepemimpinan seseorang. Penasaran bagaimana caranya menjadi pemimpin yang sukses dan apa saja yang harus dimiliki oleh pemuda agar siap menjadi pemimpin? Kecerdasan Ruhaniyah atau Spiritual Kecerdasan yang bersifat kejiwaan dan kebatinan. Kecerdasan ini dibangun dan ditumbuhkan melalui kedekatan seseorang dengan Tuhannya. Agama menjadi sangat penting bagi kehidupan seseorang dan masa muda adalah saat yang paling tepat untuk mencari jati diri, sehingga tujuan hidup yang telah ditentukan senantiasa pada koridor kebenaran yang telah ditetapkan. Mengapa kita melakukan hal-ha...

Semangat dan Sabar adalah Kunci Berbakti pada Orangtua

Berbakti kepada kedua orang tua adalah kewajiban seorang anak. Ridho Allah terletak kepada Ridha kedua orang tua. Terlebih, kata 'ibu' disebut dalam hadits tiga kali dibanding 'ayah' yang hanya sekali. Hal ini menandakan keutamaan sosok ibu di dalam Islam. Allah SWT berfirman: "Dan Kami perintahkan kepada manusia (berbuat baik) kepada dua orang ibu-bapanya; ibunya telah mengandungnya dalam keadaan lemah yang bertambah-tambah, dan menyapihnya dalam dua tahun. Bersyukurlah kepada-Ku dan kepada dua orang ibu bapakmu, hanya kepada-Kulah kembalimu." (QS. Luqman : 14) Dalam ayat ini disebutkan bahwa ibu mengalami tiga macam kepayahan, yang pertama adalah hamil, kemudian melahirkan dan selanjutnya menyusui. Karena itu kebaikan kepada ibu tiga kali lebih besar daripada kepada ayah. Inilah keistimewaan paripurna seorang ibu yang tidak dimiliki oleh ayah. Bahkan, bisa dibilang ibu adalah surga terdekat bagi seorang anak. Tanpa mengesampingkan sosok ayah yang jadi pemimp...

Pembuktian

Rasa-rasanya belum puas hati ini setelah menerbitkan dua buku dalam kurun waktu kurang dari setahun. Hati ini bergejolak, memiliki ambisi untuk menerbitkan buku ke-3. Optimisme ini muncul karena niat, ide, dan kerangka tulisan sudah dibuat 1 tahun yang lalu. Waktu berjalan hingga sampai pada satu titik, saya memiliki kendala. Apa itu? jawabannya block writing. Padahal, kondisi tulisan sudah sampai 70-80%, tinggal sedikit lagi sampai pada garis finish semua tulisan tersusun. Singkat cerita, saya konsultasi ke bang Rizky (founder 30DWC) yang pada akhirnya menawarkan program bagus ini. Katanya, konsep program ini adalah menantang diri untuk konsisten menulis dan meningkatkan skill menulis. Karena saya menghormati arahan beliau, saya pun ikut daftar bersama teman yang juga hobby menulis di hari terakhir. Pelajaran terbaik yang saya dapatkan adalah menulis itu tentang konsistensi dan kedisiplinan. Kemudian berada di dalam tim, kuncinya adalah saling mendukung. Pengalaman yang cukup berkesan...

Kini Aku Mulai Mengerti

Setelah menjalani lika-liku kehidupan, manis-pahitnya perjalanan, kini aku mulai mengerti bahwa diri ini harus lebih berhati-hati dalam menentukan sebuah pilihan jalan. Bukan hanya sekedar keinginan atau hawa nafsu yang dituruti, namun juga kebutuhan dalam diri berupa keimanan dan kesehatan yang harus diprioritaskan atau diutamakan. Kini aku mulai mengerti bagaimana melalui jalan menuju cinta sejati karena Allah telah menunjukkan petunjuk terbaiknya padaku.  Kini aku mulai mengerti tentang rasa sakit dikhianati, ketika harapan untuk bersamanya, harus putus di tengah jalan karena orang ketiga, atau karena sadar bahwa apa yang selama ini aku lakukan adalah sebuah kesalahan. Kini aku mulai mengerti, mengapa kini aku harus sembuh :) Pada titik ini, memang sangat berat dilalui dan harus menghabiskan banyak waktu untuk menata kembali hati yang telah retak, pikiran yang telah kusut tak karuan, dan tubuh yang telah letih menahan beban masalah yang datang bertubi-tubi. Namun aku menyadari b...