Langsung ke konten utama

Menguatkan Ukhuwah Islamiyah di Tengah Realitas Dunia Islam Hari Ini

Sesungguhnya Islam itu mempunyai kaidah-kaidah (sistem) pendidikan yang istimewa yang berdiri tegak di atas dasar-dasar kejiwaan yang kokoh pada setiap jiwa para pemeluknya. Sistem ini adalah sistem pendidikan yang kekal, dimana tidak akan sempurna upaya pembentukan kepribadian yang islamis kecuali dengan merealisasikan konsep tersebut dengan menanamkan akar-akar tersebut dalam jiwa setiap individu maupun masyarakat, dan dengan membangun masyarakat Islam atas dasar saling tolong menolong yang menguntungkan dimana diantaranya terdapat ikatan yang kokoh, etika yang tinggi, serta rasa kasih sayang. Ukhuwah Islamiyah bukan hanya konsep spiritual atau teori dalam buku-buku dakwah. Ia adalah kekuatan peradaban yang dahulu mampu menyatukan umat Islam dalam satu barisan. Namun jika kita melihat realitas dunia Islam saat ini, khususnya di kawasan Timur Tengah, kita menyaksikan bagaimana ukhuwah sering kali melemah akibat konflik, perpecahan, dan kepentingan politik. Padahal Allah telah menging...

Pembuktian

Rasa-rasanya belum puas hati ini setelah menerbitkan dua buku dalam kurun waktu kurang dari setahun. Hati ini bergejolak, memiliki ambisi untuk menerbitkan buku ke-3. Optimisme ini muncul karena niat, ide, dan kerangka tulisan sudah dibuat 1 tahun yang lalu.

Waktu berjalan hingga sampai pada satu titik, saya memiliki kendala. Apa itu? jawabannya block writing. Padahal, kondisi tulisan sudah sampai 70-80%, tinggal sedikit lagi sampai pada garis finish semua tulisan tersusun.

Singkat cerita, saya konsultasi ke bang Rizky (founder 30DWC) yang pada akhirnya menawarkan program bagus ini. Katanya, konsep program ini adalah menantang diri untuk konsisten menulis dan meningkatkan skill menulis. Karena saya menghormati arahan beliau, saya pun ikut daftar bersama teman yang juga hobby menulis di hari terakhir.

Pelajaran terbaik yang saya dapatkan adalah menulis itu tentang konsistensi dan kedisiplinan. Kemudian berada di dalam tim, kuncinya adalah saling mendukung.

Pengalaman yang cukup berkesan, menulis di waktu deadline, kemudian lupa menulis karena sibuk aktivitas harian, dan bahkan saya tidak ikut tambahan materi dan kuis karena tidak tahu jadwalnya.  Haha...

Di dalam program ini, saya berada di SQUAD 1 yang diberi nama One Piece. Guardian (kapten) kami adalah utida ibiedcantik_70. Kemudian sayap-sayap nya adalah abidahsy dan uni_kage.

Mereka adalah teman satu tim yang memiliki semangat tinggi, kreatif dan disiplin. Meski ada yang tertatih namun mampu berjalan sampai ke tempat berlabuh berikutnya.

Kapal pelayaran sudah berhenti untuk siap berlabuh. Para nakama akan memulai petualangan baru setelah menjalani rangkaian kisah berlayar bersama di lautan.

Dengan bimbingan mentor Kak @rezky_passionwriter dan kak @rizkamamalia beserta superteam kak @ratnadhahita @spriscadewii

Kami siap menaklukan lautan ide untuk dituliskan dengan kreativitas

#30DWCJilid43 #finalchallengejilid43

 @fighter30DWC

#30DWC #30DWCJilid43 #Day30

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Perjalanan yang Membutuhkan Pilihan; Menjaga Cinta atau Mengobati Hati

"Hidup adalah soal pilihan. Manusia dituntut untuk menentukan pilihan mana yang terbaik baginya. Seperti dua mata koin, kita akan mendapatkan jawaban ketika sebuah pilihan telah digulirkan. Setiap pilihan pasti memiliki dampak dan risiko. Semakin besar dampak yang ditawarkan, maka semakin besar pula risiko yang diterima. Maka, selalu libatkan Allah dalam setiap pilihan hidup, karena Allah Maha Berkuasa atas segala sesuatu dan Maha Mengetahui apapun yang terjadi." "Setelah menjalani lika-liku kehidupan, manis-pahitnya perjalanan, kini aku mulai mengerti bahwa diri ini harus lebih berhati-hati dalam menentukan sebuah pilihan jalan. Bukan hanya sekedar keinginan atau hawa nafsu yang dituruti, namun juga kebutuhan dalam diri berupa keimanan dan kesehatan yang harus diprioritaskan atau diutamakan. Kini aku mulai mengerti bagaimana melakukannya karena Allah telah menunjukkan jalan terbaiknya padaku." Mari sejenak kita melakukan refleksi, mengingat dan membayangkan betapa ...

Transformasi Pembaruan Dakwah Kampus; Sebuah Renovasi Cerdas-Paripurna

Secara etimologis Transformasi adalah Perubahan Rupa (betuk, sifat, fungsi dsb). Transformasi secara umum menurut kamus (The New Grolier Webster Internasional dictionary of English Language), menjadi bentuk yang berbeda namun mempunyai nilai-nilai yang sama, perubahan dari satu bentuk atau ungkapan menjadi suatu bentuk yang mempunyai arti atau ungkapan yang sama mulai dari struktur permukaan dan fungsi. Bisa kita saksikan dalam sejarah bahwa Islam adalah agama, nilai dan ajaran yang transformatif. Merubah tatanan hidup manusia dari keburukan yang berbagai macam rupa menjadi kebaikan-kebaikan yang penuh kemuliaan. Sedangkan permbaruan merupakan proses yang senantiasa dijalankan oleh alam semesta atau sebuah proses penyesuaian diri dengan realitas zaman. Kemudian dijelaskan tentang pelaku pembaharuan. Diceritakan kisah-kisah kepahlawanan dari para sahabat. Kesimpulannya terdapat dalam surah Ar-Ra’du: 11 bahwa sebuah pembaruan tidak akan pernah tercapai manakala kita belum berhasil me...

MEMAHAMI TAKDIR ALLAH

1️⃣ Menerima dengan Ridha dan Menjalani dengan Ikhlas Ridha adalah lapangnya hati dalam menerima ketetapan Allah, baik yang terasa menyenangkan maupun yang menyakitkan. Ridha bukan berarti tidak merasa sedih, tetapi tidak memprotes keputusan Allah. Ridha berarti hati tidak memberontak atas apa yang Allah tetapkan. Sedangkan ikhlas adalah menjalani takdir tersebut semata-mata karena Allah, tanpa keluh kesah yang berlebihan dan tanpa menyalahkan keadaan. Ikhlas berarti tetap melangkah tanpa mengeluh, meski jalan terasa berat. Karena ketenangan lahir dari hati yang menerima keputusan-Nya. Allah ﷻ berfirman: مَا أَصَابَ مِنْ مُصِيبَةٍ إِلَّا بِإِذْنِ اللَّهِ ۗ وَمَنْ يُؤْمِنْ بِاللَّهِ يَهْدِ قَلْبَهُ “Tidak ada suatu musibah pun yang menimpa seseorang kecuali dengan izin Allah; dan barangsiapa beriman kepada Allah, niscaya Dia akan memberi petunjuk kepada hatinya.” (QS. At-Taghābun: 11) Hati yang ridha dan ikhlas akan Allah bimbing untuk tetap tenang, meski ujian datang silih berga...