Langsung ke konten utama

Pertemuan yang Melekat di Hati Meski Singkat

Apakah kamu mempercayai bahwa first impression atau kesan pertama akan memberikan pengaruh yang besar terhadap perasaan yang tumbuh dari tiap orang yang saling bertemu dan berinteraksi? Jika iya, maka biasanya orang yang mempercayai hal itu akan berusaha untuk menjadikan pertemuan pertama menjadi berkesan atau bahkan terbilang istimewa. Sikap ini, menandakan bahwa orang itu bersyukur atas takdir yang dijalaninya, ia tidak ingin melewatkan dengan sia-sia setiap episode kehidupannya yang lebih berwarna dengan dipertemukan dengan orang-orang baru. Namun memang, ada juga hal-hal yang tak dapat terduga bahkan dari kesan pertama. Alhasil, ada orang-orang yang menganggap bahwa pertemuan pertama adalah hal yang biasa, normal pada umumnya. Mereka tak mempersiapkan secara khusus pertemuan yang sebenarnya telah ditakdirkan. Biasanya, perbedaan yang mendasar diantara keduanya adalah tentang acara yang akan dihadiri dan dengan siapa ia akan temui. Pertemuan yang berkesan dan bermakna cenderung aka...

Sepucuk Surat Berharga Tentang Kita (2/2)


Ohya maksud dari suratku ini, salah satunya juga karena aku khawatir. Tapi tenang, kekhawatiran aku ini seiring waktu akan sirna juga kok, ini manusiawi. Karena aku belum tau kondisi kamu disana yang sesungguhnya. Ditambah kondisi lingkunganmu yang buruk disana. Belum tenang aku tuh sebenarnya.

Sekarang aku akan mempersiapkan diriku juga, insyaAllah. Aku akan lebih mendekat pada Allah, akan berbenah diri. Aku malu kalau ketemu kamu sekarang dalam keadaanku saat ini. Ih ga banget~
Terakhir dari ku, karena cape juga menulis ini. Tapi aku senang, lebih senang lagi kalo langsung bicara denganmu menceritakan segala hal yang aku ingin bagikan ke kamu.

Jadi, meski diri kamu terpuruk, bangkitlah! Karena Allah tidak akan mengubah suatu kaum kecuali kaum itu merubahnya sendiri. Ingatkan ayat qur'annya? Ingat dong pasti, secara kamu itu kan penghafal Al-Qur'an dan aku pernah dikasih Al-Qur'an padamu waktu itu sebelum aku pergi.

Kemudian, tetap percaya pada Allah. Berbaik sangka. Terkadang dalam hidup, segala ingin kita ada yang tidak tercapai. Berbeda. Tapi jangan sedih, skenario Allah adalah yang terbaik. Ambil hikmah dari setiap keadaan yang ada. Karena banyak kisah terjadi, tapi tidak banyak orang yang mengambil hikmahnya.

Ketiga dan ini terkahir banget janji, tetap di jalan dakwah ini ya. Terus intropeksi diri, berbenah diri, menuntut ilmu, makan teratur, olahraga yang baik, istirahat yang berkualitas, berbakti terus sama orangtua, taat terus sama Allah, dzikir terus, taubat terus gapapa walaupun kamu masih suka bermaksiat dan berdosa. Namanya manusia tak luput dari salah dan dosa. Kamu akan belajar, tidak akan mengulangi kesalahan yang sama. Jaga pergaulanmu, fitnah akhir zaman semakin nyata. Jaga hafalan qur'anmu, amalkan tiap yang terkandung di dalamnya. Tetap rendah hati, tawadhu, sayang pada sesama, menebar cinta untuk semua. Karena kita adalah hamba Allah, Umat Rasulullah SAW. Terus berdakwah, menyeru kebaikan, tetap menyinari sekitar dengan energi positif, tetap tegas pada kebathilan, tapi dengan cara yang baik disampaikan, dengan akhlak mulia yang terpancarkan oh indahnya dirimu karena itu. Aku suka sekali dengan akhlakmu, semoga Allah selalu jaga dirimu, keluargamu, sanak kerabatmu, dan orang-orang yang menyayangi kamu dan kamu sayangi. Allah kuatkan pundakmu, Allah mudahkan segala urusanmu. Pokoknya doa terbaik untukmu deh hehe..

Terakhiiiiir banget yaaaa.. Semoga ikatan kita sampai surga-Nya, kekal abadi atas izin-Nya, dan kita mendapat ridha-Nya.

Maaf apabila aku punya salah dan tulisannya seperti ini, semoga kamu mengerti, terimakasih masih terus membersamaiku..

Jakarta, 27 Juni 2020
Aku
Wassalamualaikum Warahmatullahi Wabarakaatuh.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

MEMAHAMI TAKDIR ALLAH

1️⃣ Menerima dengan Ridha dan Menjalani dengan Ikhlas Ridha adalah lapangnya hati dalam menerima ketetapan Allah, baik yang terasa menyenangkan maupun yang menyakitkan. Ridha bukan berarti tidak merasa sedih, tetapi tidak memprotes keputusan Allah. Ridha berarti hati tidak memberontak atas apa yang Allah tetapkan. Sedangkan ikhlas adalah menjalani takdir tersebut semata-mata karena Allah, tanpa keluh kesah yang berlebihan dan tanpa menyalahkan keadaan. Ikhlas berarti tetap melangkah tanpa mengeluh, meski jalan terasa berat. Karena ketenangan lahir dari hati yang menerima keputusan-Nya. Allah ﷻ berfirman: مَا أَصَابَ مِنْ مُصِيبَةٍ إِلَّا بِإِذْنِ اللَّهِ ۗ وَمَنْ يُؤْمِنْ بِاللَّهِ يَهْدِ قَلْبَهُ “Tidak ada suatu musibah pun yang menimpa seseorang kecuali dengan izin Allah; dan barangsiapa beriman kepada Allah, niscaya Dia akan memberi petunjuk kepada hatinya.” (QS. At-Taghābun: 11) Hati yang ridha dan ikhlas akan Allah bimbing untuk tetap tenang, meski ujian datang silih berga...

Transformasi Pembaruan Dakwah Kampus; Sebuah Renovasi Cerdas-Paripurna

Secara etimologis Transformasi adalah Perubahan Rupa (betuk, sifat, fungsi dsb). Transformasi secara umum menurut kamus (The New Grolier Webster Internasional dictionary of English Language), menjadi bentuk yang berbeda namun mempunyai nilai-nilai yang sama, perubahan dari satu bentuk atau ungkapan menjadi suatu bentuk yang mempunyai arti atau ungkapan yang sama mulai dari struktur permukaan dan fungsi. Bisa kita saksikan dalam sejarah bahwa Islam adalah agama, nilai dan ajaran yang transformatif. Merubah tatanan hidup manusia dari keburukan yang berbagai macam rupa menjadi kebaikan-kebaikan yang penuh kemuliaan. Sedangkan permbaruan merupakan proses yang senantiasa dijalankan oleh alam semesta atau sebuah proses penyesuaian diri dengan realitas zaman. Kemudian dijelaskan tentang pelaku pembaharuan. Diceritakan kisah-kisah kepahlawanan dari para sahabat. Kesimpulannya terdapat dalam surah Ar-Ra’du: 11 bahwa sebuah pembaruan tidak akan pernah tercapai manakala kita belum berhasil me...

Perjalanan yang Membutuhkan Pilihan; Menjaga Cinta atau Mengobati Hati

"Hidup adalah soal pilihan. Manusia dituntut untuk menentukan pilihan mana yang terbaik baginya. Seperti dua mata koin, kita akan mendapatkan jawaban ketika sebuah pilihan telah digulirkan. Setiap pilihan pasti memiliki dampak dan risiko. Semakin besar dampak yang ditawarkan, maka semakin besar pula risiko yang diterima. Maka, selalu libatkan Allah dalam setiap pilihan hidup, karena Allah Maha Berkuasa atas segala sesuatu dan Maha Mengetahui apapun yang terjadi." "Setelah menjalani lika-liku kehidupan, manis-pahitnya perjalanan, kini aku mulai mengerti bahwa diri ini harus lebih berhati-hati dalam menentukan sebuah pilihan jalan. Bukan hanya sekedar keinginan atau hawa nafsu yang dituruti, namun juga kebutuhan dalam diri berupa keimanan dan kesehatan yang harus diprioritaskan atau diutamakan. Kini aku mulai mengerti bagaimana melakukannya karena Allah telah menunjukkan jalan terbaiknya padaku." Mari sejenak kita melakukan refleksi, mengingat dan membayangkan betapa ...