Langsung ke konten utama

Menguatkan Ukhuwah Islamiyah di Tengah Realitas Dunia Islam Hari Ini

Sesungguhnya Islam itu mempunyai kaidah-kaidah (sistem) pendidikan yang istimewa yang berdiri tegak di atas dasar-dasar kejiwaan yang kokoh pada setiap jiwa para pemeluknya. Sistem ini adalah sistem pendidikan yang kekal, dimana tidak akan sempurna upaya pembentukan kepribadian yang islamis kecuali dengan merealisasikan konsep tersebut dengan menanamkan akar-akar tersebut dalam jiwa setiap individu maupun masyarakat, dan dengan membangun masyarakat Islam atas dasar saling tolong menolong yang menguntungkan dimana diantaranya terdapat ikatan yang kokoh, etika yang tinggi, serta rasa kasih sayang. Ukhuwah Islamiyah bukan hanya konsep spiritual atau teori dalam buku-buku dakwah. Ia adalah kekuatan peradaban yang dahulu mampu menyatukan umat Islam dalam satu barisan. Namun jika kita melihat realitas dunia Islam saat ini, khususnya di kawasan Timur Tengah, kita menyaksikan bagaimana ukhuwah sering kali melemah akibat konflik, perpecahan, dan kepentingan politik. Padahal Allah telah menging...

MENGAPA TULISAN INI ADA? (Bagian 1)

Ketika bertanya mengapa tulisan ini ada? jawaban sesungguhnya itu sederhana, tulisan ini ada karena Allah telah menakdirkannya ada.

Tulisan yang saat ini Anda lihat adalah bagian dari skenario yang telah Allah buat dan tersimpan di Lauhul Mahfuz. Bukan karena kemampuan yang penulis miliki. Disini, peran penulis hanya merealisasikan ketetapan yang telah Allah berikan kepada penulis. Tidak ada satu kekuatan pun di muka bumi ini yang mampu merealisasikannya kecuali kekuatan itu bersumber dari Allah dan melalui kehendak-Nya.

Perealisasian ini menjadi karunia dari Allah kepada penulis. Tugas penulis hanya berusaha sebaik mungkin menjadi hamba terbaik. Tugas yang diberikan tak terkecuali adalah sebagai bentuk penghambaan penulis kepada Allah yang Maha Esa. Tugas untuk beribadah kepada Allah, hanya untuk Allah. Tugas ini menjadi sangat spesial jika mampu didalami maknanya, Allah sebagai Sang Pencipta memberikan tugas kepada manusia untuk beribadah kepada-Nya. Disertai bekal terbaik berupa fisik tubuh, akal dan ruh sebagai fasilitas-fasilitas penunjang kemudahan tugas.

Bentuk fisik yang sempurna, limpahan karunia di muka bumi yang mampu dimanfaatkan, akal yang sehat untuk menentukan pilihan, hati yang suci sebagai pengontrol diri, dan agama yang sempurna untuk menjadi landasan kehidupan di dunia. Semua rahmat, nikmat, dan karunia yang telah Allah berikan sebagai modal terbaik bagi manusia untuk menjalankan tugasnya. Semoga kelak, kita dapat menjadi hamba-Nya yang paripurna.

Allah telah memberikan rambu-rambu yang sangat jelas kepada manusia agar bagaimana tugas yang diterimanya itu terasa ringan (meski setiap ujian memiliki kadarnya tersendiri). Karena sejatinya, tidak mungkin Zat yang menciptakan manusia mendzalimi ciptaan-Nya. Tidak mungkin Dia memberikan ujian kepada seorang hamba melebihi kemampuan yang dimiliki oleh hambanya. Dia Maha Mengetahui kadar kemampuan hamba-Nya. Ditambah, Allah juga telah memberikan fasilitas atau nikmat yang sangat banyak dan mampu untuk dimanfaatkan oleh umat manusia.

Nikmat-nikmat yang Allah berikan tidak pernah terhitung jumlahnya. Sejak pertama kali manusia lahir hingga waktunya pergi meninggalkan pernak-pernik kehidupan dunia. Manusia tidak akan pernah mampu membalas budi anugerah yang telah Allah berikan, bahkan penyelesaian tugas yang diberikan kepada manusia, bukanlah untuk Allah. Tetapi untuk kebaikan diri manusia sendiri. Ya, untuk kepantasan dan kelayakan diri atas status kehambaan yang diterima oleh manusia. bersambung...


#30DWC #30DWCJilid43 #Day1

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Perjalanan yang Membutuhkan Pilihan; Menjaga Cinta atau Mengobati Hati

"Hidup adalah soal pilihan. Manusia dituntut untuk menentukan pilihan mana yang terbaik baginya. Seperti dua mata koin, kita akan mendapatkan jawaban ketika sebuah pilihan telah digulirkan. Setiap pilihan pasti memiliki dampak dan risiko. Semakin besar dampak yang ditawarkan, maka semakin besar pula risiko yang diterima. Maka, selalu libatkan Allah dalam setiap pilihan hidup, karena Allah Maha Berkuasa atas segala sesuatu dan Maha Mengetahui apapun yang terjadi." "Setelah menjalani lika-liku kehidupan, manis-pahitnya perjalanan, kini aku mulai mengerti bahwa diri ini harus lebih berhati-hati dalam menentukan sebuah pilihan jalan. Bukan hanya sekedar keinginan atau hawa nafsu yang dituruti, namun juga kebutuhan dalam diri berupa keimanan dan kesehatan yang harus diprioritaskan atau diutamakan. Kini aku mulai mengerti bagaimana melakukannya karena Allah telah menunjukkan jalan terbaiknya padaku." Mari sejenak kita melakukan refleksi, mengingat dan membayangkan betapa ...

Transformasi Pembaruan Dakwah Kampus; Sebuah Renovasi Cerdas-Paripurna

Secara etimologis Transformasi adalah Perubahan Rupa (betuk, sifat, fungsi dsb). Transformasi secara umum menurut kamus (The New Grolier Webster Internasional dictionary of English Language), menjadi bentuk yang berbeda namun mempunyai nilai-nilai yang sama, perubahan dari satu bentuk atau ungkapan menjadi suatu bentuk yang mempunyai arti atau ungkapan yang sama mulai dari struktur permukaan dan fungsi. Bisa kita saksikan dalam sejarah bahwa Islam adalah agama, nilai dan ajaran yang transformatif. Merubah tatanan hidup manusia dari keburukan yang berbagai macam rupa menjadi kebaikan-kebaikan yang penuh kemuliaan. Sedangkan permbaruan merupakan proses yang senantiasa dijalankan oleh alam semesta atau sebuah proses penyesuaian diri dengan realitas zaman. Kemudian dijelaskan tentang pelaku pembaharuan. Diceritakan kisah-kisah kepahlawanan dari para sahabat. Kesimpulannya terdapat dalam surah Ar-Ra’du: 11 bahwa sebuah pembaruan tidak akan pernah tercapai manakala kita belum berhasil me...

PROGRAM RAMADAN MULIA ISTIQAMAH BERSAMA

Bulan Ramadan adalah bulan yang penuh kemuliaan dan keberkahan, bulan yang sangat istimewa dan sangat agung, dimana karunia serta ampunan Allah dilimpahkan tanpa batas. Pada bulan ini, pintu-pintu surga dibuka, pintu-pintu neraka ditutup dan setan-setan dibelenggu. Amal kebaikan terasa sangat mudah dilakukan, program yang menawarkan kebermanfaatan terbentang luas agar saling meninggikan derajat bersama-sama. Selain itu, doa-doa diijabah dengan mudah, sehingga banyak umat Islam saling berlomba untuk kembali kepada Allah. Ramadan adalah madrasah iman yang Allah hadirkan setiap tahun untuk membentuk pribadi umat Islam menjadi bertaqwa. Allah SWT berfirman: يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا كُتِبَ عَلَيْكُمُ الصِّيَامُ كَمَا كُتِبَ عَلَى الَّذِينَ مِنْ قَبْلِكُمْ لَعَلَّكُمْ تَتَّقُونَ "Wahai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kalian berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kalian agar kalian bertaqwa." (QS. Al-Baqarah: 183) Namun realitanya, semangat Ramadan ...