Apakah kamu mempercayai bahwa first impression atau kesan pertama akan memberikan pengaruh yang besar terhadap perasaan yang tumbuh dari tiap orang yang saling bertemu dan berinteraksi? Jika iya, maka biasanya orang yang mempercayai hal itu akan berusaha untuk menjadikan pertemuan pertama menjadi berkesan atau bahkan terbilang istimewa. Sikap ini, menandakan bahwa orang itu bersyukur atas takdir yang dijalaninya, ia tidak ingin melewatkan dengan sia-sia setiap episode kehidupannya yang lebih berwarna dan dipertemukan dengan orang-orang baru. Namun memang, ada juga orang-orang yang menganggap bahwa pertemuan pertama adalah hal yang biasa, normal pada umumnya. Mereka tak mempersiapkan secara khusus pertemuan yang sebenarnya telah ditakdirkan. Biasanya, perbedaan yang mendasar diantara keduanya adalah tentang acara yang akan dihadiri dan dengan siapa ia akan temui. Pertemuan yang berkesan dan bermakna cenderung akan mudah diingat dan memiliki tempat tersendiri dalam ruang ingatan dan rel...
Pada moment kali ini, izinkan saya untuk memberikan sedikit ulasan tentang buku yang sedang saya baca yaitu Muslim Produktif Ketika Keimanan Menyatu dengan Produktivitas karya Mohammed Faris. Buku ini merupakan buku yang bisa saya bilang cukup ringan dan isinya berhubungan atau berkaitan langsung dengan kehidupan sehari-hari. Buku ini berjumlah 296 halaman dan terbagi ke dalam 9 bab. Mohammed Faris merupakan founder dari productivemuslim.com.
Di awal buku ini, Mohammed Faris menjelaskan dua tujuan menulis bukunya tersebut. Pertama adalah untuk mengumpulkan apa saja yang sudah ia temukan tentang produktivitas dan bagaimana kaitannya dengan Islam, yang kedua adalah menginspirasi kita untuk menjalani kehidupan yang produktif.
Buku ini bukan jenis buku ‘guru’ kita, ataupun buku yang khas Islami, tetapi kombinasi yang dinamis dari keduanya, yang terjalin mulus untuk membawa kita pada perjalanan menuju level berikutnya, InsyaAllah.
Buku ini dipersembahkan bagi setiap muslim yang sungguh-sungguh ingin meningkatkan diri dan menjadi masyarakat yang produktif dari umat ini. Mari kita renungkan firman Allah : “Sesungguhnya Allah tidak akan mengubah keadaan suatu kaum sehingga mereka mengubah keadaan yang ada pada diri mereka sendiri.” (QS. Ar-Ra’du : 11).
Produktif dalam KBBI artinya adalah mampu menghasilkan (dalam jumlah besar), mendatangkan (memberi hasil, manfaat, dan sebagainya), menguntungkan, mampu menghasilkan terus dan dipakai secara teratur untuk membentuk unsur-unsur baru. Produktif merupakan kata sifat yang secara ringkas dapat diartikan sebagai output dari suatu input: seberapa banyak kita mendapatkan hasil dari apa yang kita investasikan. Misalnya, jika kita menginvestasikan waktu 3 jam untuk menyelesaikan satu tugas yang seharusnya 6 jam.
Tapi bagi manusia yang merupakan invidu dari satu kesatuan ruh dan jasad, ada rumus dalam mendefinisikan produktivitas. Yaitu : Produktivitas = Fokus x Energi x Waktu.
Ringkas dari rumus tersebut adalah jika kita memiliki fokus dan waktu, tapi kekurangan energi, maka kita akan lelah dan lesu ketika melaksanakan tugas tersebut. Jika kita punya banyak energi dan waktu tapi kurang fokus, kita tidak akan bisa konsentrasi dalam menyelesaikan tugas kita yang akhirnya salah dalam pembuatan skala prioritas. Jika kita puya energi dan fokus tapi gaada waktu buat menyelesaikan tugas tersebut, maka tugas tersebut tidak akan bisa dikerjakan. Karena itulah, produktivitas merupakan hasil dari ketiga unsur tersebut.
WAKTU + FOKUS - ENERGI = LELAH
ENERGI + WAKTU - FOKUS = BINGUNG
FOKUS + ENERGI - WAKTU = GAGAL
Definisi tadi, akan membantu kita dengan mudah dalam memahami mengapa kita menjadi tidak produktif pada saat-saat tertentu. Contohnya, seperti sekarang ini. Dimasa semi lockdown begini, apakah kita produktif? Silahkan tanyakan pada diri kita sekaran ini “saya ini lelah, tidak fokus, atau terburu-buru?” yang mana jawabannya akan menunjukkan unsur mana yang harus kita maksimalkan untuk meningkatkan produktivitas kita.
Dan point penting dari produktivitas adalah apa yang kita lakukan atau kerjakan, itu bermanfaat yang menjadi tujuan. Jadi definisi lengkapnya adalah Produktivitas adalah tentang membuat pilihan yang cerdas (secara terus menerus) dengan energi, fokus, dan waktu kita untuk memaksimalkan potensi yang ada pada diri kita serta meraih hasil yang bermanfaat.
bersambung ...
#30DWC #30DWCJilid43 #Day11

Komentar
Posting Komentar