Sesungguhnya Islam itu mempunyai kaidah-kaidah (sistem) pendidikan yang istimewa yang berdiri tegak di atas dasar-dasar kejiwaan yang kokoh pada setiap jiwa para pemeluknya. Sistem ini adalah sistem pendidikan yang kekal, dimana tidak akan sempurna upaya pembentukan kepribadian yang islamis kecuali dengan merealisasikan konsep tersebut dengan menanamkan akar-akar tersebut dalam jiwa setiap individu maupun masyarakat, dan dengan membangun masyarakat Islam atas dasar saling tolong menolong yang menguntungkan dimana diantaranya terdapat ikatan yang kokoh, etika yang tinggi, serta rasa kasih sayang. Ukhuwah Islamiyah bukan hanya konsep spiritual atau teori dalam buku-buku dakwah. Ia adalah kekuatan peradaban yang dahulu mampu menyatukan umat Islam dalam satu barisan. Namun jika kita melihat realitas dunia Islam saat ini, khususnya di kawasan Timur Tengah, kita menyaksikan bagaimana ukhuwah sering kali melemah akibat konflik, perpecahan, dan kepentingan politik. Padahal Allah telah menging...
Semesta ini adalah sebuah konstelasi ajaib. Banyak hal yang tidak terduga terjadi begitu saja. Tak kita harapkan, tak juga kita inginkan. Tapi, percayalah setiap hal yang ajaib itu pasti ada kebaikan di dalamnya. Dia menaruh cinta sebagai bumbunya. Menaruh hikmah sebagai khasiatnya.
Contohnya seperti, kita dipertemukan dengan orang- orang baik. Itu cara Allah agar kita sadar bahwa kebaikan kita sangatlah tidak seberapa dibandingkan mereka. Kemudian kita dipertemukan dengan orang-orang yang tidak baik. Mengapa? mungkin Allah ingin kita sadar bahwa menjadi tidak baik itu adalah suatu keburukan.
Lalu kita dipertemukan dengan orang yang kita sukai. Itu cara Allah agar kita menghargai rasa cinta di dalam hati. Dan tak dapat dipungkiri, kita pun dipertemukan dengan orang yang tidak disukai, itu hanya karena Allah ingin kita belajar agar kita tidak menyerupai mereka dan agar tidak menjadi orang yang lebih buruk lagi.
Sahabatku,
Sahabatku,
Dunia ini sebenernya ruang sempit yang komposisinya sempurna. Sungguh Sang Maha Pencipta telah mengaturnya sedemikian rupa. Tepat, tidak kelebihan, tidak pula kekurangan. Seimbang dan berpasangan. Ada kenyang, ada lapar. Ada kesedihan, ada kebahagian. Ada langit, ada bumi. Ada siang, ada malam. Ada laki-laki, ada perempuan. Ada senang, ada sedih, dan lain sebagainya. Lengkap, hanya tinggal kita pelajari dan kita resapi makna yang terkandung di dalamnya. Karena pada dasarnya selalu ada alasan dibalik takdir yang Allah berikan kepada segenap makhluk-Nya. Selalu ada alasan mengapa manusia dipertemukan dengan manusia lainnya.
Jangan bersedih, tetaplah semangat! karena, Rasulullah SAW dan para Nabi yang lain pun telah mengajarkan kepada kita agar menjadi orang yang kuat, tetap semangat dalam berdakwah dan menebar kebaikan serta tak lupa manfaat. Ketahuilah bahwa sesungguhnya Allah bersama orang-orang yang bersabar. Maka, bersabarlah.
Sahabatku,
Jangan bersedih, tetaplah tersenyum! karena, Allah ada bersama kita. selaku hamba-Nya, janganlah kita meninggalkan-Nya. Apapun keadaannya.
Namun begitu, pada akhirnya bersedih pun boleh saja. Asal, kesedihan kita itu, saat dimana kita menjauh dari Allah. Bersedih kita itu, saat dimana kita mengetahui saudara seiman kita, dijajah oleh musuh Islam. Bersedih kita itu, dapat meningkatkan keimanan kita dan membuat kita menjadi makhluk Allah yang bertaqwa.
Sahabatku,
Ketahuilah bahwa setiap tempat di muka bumi ini adalah sekolah untuk diri kita. Allah telah persiapkan sebagai tempat untuk beribadah kepada-Nya. Dan ketahuilah bahwa setiap orang adalah guru untuk diri kita. Allah telah persiapkan untuk mentarbiyah diri agar menjadi hamba yang bertaqwa.
#30DWC #30DWCJilid43 #Day18

Komentar
Posting Komentar